Jumat, 09 November 2012

Ayat Nan Indah


“Boleh Jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu….”(QS. Al-Baqarah: 216)

Perumpamaan 


Jeruk itu terkadang asam, namun ketika ditambah gula dan sedikit es ia berubah menjadi minuman yang menyegarkan. Begitu pula orang cerdas, pintar dan bijak mampu mengubah kerugian, penderitaan, penyakit, kesedihan dan lainnya menjadi kebahagiaan dan keberuntungan. Sebaliknya orang yang tidak mau berfikir akan membuat penderitaan itu semakin besar. Jangan selalu anggap bahwa musibah yang datang itu dianggap ujian saja, Karena biasanya dianggap sepele. Anggap saja semua musibah itu hukuman Alloh kepada kita, karena pastinya kita akan selalu bertaubat.


Kalau Anda Terpuruk

Kalau anda terpuruk, tidak mau beranjak dari tempat anda, maka musibah itu akan semakin sakit, sakit dan sakit. Apalagi yang terus menyimpan deritanya dalam hati. Pastilah kesakitan itu membengkak, dan jangan heran hati timbul suudh-dhon, penuh kebencian, semua yang dilakukan orang lain salah, banyak komplain, apapun yang dilakukan menyakitkan orang lain. Ada kemarahan dalam semua tindakannya. Kalau sudah begini dengan apa disembuhkan ??? Tidak ada obatnya kecuali dia sendiri yang harus mengobati nya… karena tidak ada yang sayang pada diri sendiri kecuali diri kita sendiri…..


Rabu, 07 November 2012

Hati Yang Paling Dicintai Alloh



Oleh: KH. Moh. Idris Jauhari

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:
أَلَا وَإِنَّ لِلَّهِ أَوَانِي فِي أَرْضِهِ وَهِيَ قُلُوْبُ عِبَادِهِ الصَّالِحِيْنَ, فَأَحَبُّ الْأَوَانِي إِلَى اللهِ تَعَالَى أَصْفَاهَا وَأَصْلَبُهَا وَأَرَقُّهَا, أَصْفَاهَا مِنَ الذُّنُوْبِ وَأَصْلَبُهَا فِي الدِّيْنِ وَأَرَقُّهَا عَلَى الْإِخْوَانِ (رواه الطبراني)
Rosululloh Shollallohu’Alaihi wa Sallam bersabda:
“Sungguh Alloh memiliki bejana-bejana di muka bumi, yaitu kalbu-kalbu para hamba-Nya yang sholih. Yang paling dicintai oleh Alloh dari bejana-bejana itu adalah yang paling bersih, paling keras, dan paling lembut. Paling bersih dari dosa, paling keras dalam urusan agama, dan paling lembut terhadap saudara-saudaranya (sesama muslim).” (HR. Thobaroni)

                Hati orang-orang yang sholih adalah bejana Alloh di muka bumi. Sebagai milik Alloh Subhanahu wa Ta’ala, sudah pasti bejana-bejana itu terbaik dan berkualitas tinggi. Bejana-bejana itu mampu menampung sekian banyak kebaikan, anti kemaksiatan, dan tahan terhadap berbagai goncangan.
                Ya, hanya hati orang-orang yang sholih yang layak menjadi bejana milik Alloh. Karena hati mereka senantiasa bertabur cahaya iman dan keyakinan kepada Alloh.
                Dari sekian banyak karakter hati orang-orang sholih, tiga di antaranya yang paling dicintai. Yaitu yang paling bersih dari dosa, paling keras dalam urusan agama, dan paling lembut terhadap saudara-saudaranya sesama muslim.

Bersih Dari Dosa
                Hati memiliki sifat fluktuatif. Kadang bersih, kuat, bercahaya, dan lemah lembut. Di lain waktu, hati kadang kotor, penuh maksiat, gelap gulita, dan keras membatu. Sifat hati yang pasang surut itu sesuai penamaannya. Dalam bahasa Arab, hati disebut qolb. Penamaan itu disebabkan seringnya hati berbolak-balik. Pasang surut. Tiada tetap. Karena itu, wajar jika hati penuh dengan noda dosa.