Jumat, 26 Juli 2013

Keajaiban Sedekah



Diriwayatkan dari sayyidah 'Aisyah Rodliyallohu 'anha bahwa Rosululloh bersabda:
"Sesungguhnya Alloh pasti akan memelihara sedekah seseorang di antara kalian yg berupa kurma maupun sepotong makanan sebagaimana ia memelihara anak untanya hingga (sedekah itu) menjadi sebesar gunung uhud" HR. Ibnu Hibban & Thobaroni

Sedekah...
Kata yg biasa kita dengar dan lumrah dalam pandangan kita.
Sebuah amal yg seringkali didengungkan dan dianjurkan oleh para ulama' agar kita selalu istiqomah dalam melaksanakannya.
Agar tidak terjadi kesalah-pahaman yang berkelanjutan, lebih baiknya kita mengetahui secara mendalam, makna dan maksud dari sedekah itu sendiri.
Sebagaimana dari sisi ajaran agama kita, sedekah merupakan amal ibadah yang mudah dikerjakan dan memiliki keistimewaan yg luar biasa. Salah satunya sudah kita sebutkan pada untaian kalimat hadits di atas. Dan selain itu pula, dalam agama kita sedekah bisa menjadi sebuah tameng dan benteng yang kokoh bagi para pengamalnya dari adanya bala' maupun musibah. Entah itu musibah dunia maupun musibah akhirat. Sebagaimana sabda Rosululloh:
"Bersegeralah dalam bersedekah, karena sesungguhnya bala' tertolak dengannya" HR. Baihaqi & Thobaroni


Sabda beliau di hadits lainnya:
"Sesungguhnya sedekah akan mendinginkan panasnya kubur bagi pengamalnya, dan sesungguhnya seorang mukmin akan berlindung di bawah naungan sedekahnya kelak di hari kiamat" HR. Thobaroni

Sedangkan dari sisi kehidupan sosial kemanusiaan, tentunya kita dapat merasakan, bagaimana peran sedekah dalam menjembatani persatuan umat dengan berdasar saling peduli, saling mengasihi dan saling menghargai satu sama lain. Tak ada istilah si kaya egois dan si miskin emosional. Tak ada lagi jurang pemisah antar-masyarakat yang ada.
Hanya dengan berbekal Rp. 5.000 saja, kita telah menyelamatkan sesosok nyawa yang mungkin saja nyaris tidak memiliki harapan untuk bisa melihat indahnya dunia karena kelaparan yang amat sangat.
Hanya dengan berbekal kepedulian dalam menyingkirkan batu atau botol kaca dari tengah jalan, kita telah menyelamatkan ribuan nyawa yg mungkin saja bisa terpelanting dan terjungkir saat ban sepeda motor mereka melanggarnya.
Subhanalloh... Benarlah apa yang disabdakan Rosululloh:
"Janganlah sekali-kali engkau meremehkan sebuah kebaikan sekecil apapun" (makna hadits)

Sedangkan dari sisi ekonomi, saudaraku...
Sedekah ini ternyata amat sangat membantu perkembangan perekonomian dengan sangat pesat. Secara logika sempit, harta yang kita keluarkan sebagai sedekah mengurangi harta itu dari asalnya. Namun jika kita coba gunakan logika kita lebih luas, kita akan mendapati bahwa sesungguhnya harta sedekah tadi merupakan umpan yang akan mendatangkan keuntungan jauh lebih besar dari yang kita perkirakan.
Contohnya saja, seorang mahasiswa yang hidup dengan kiriman sebesar Rp. 300.000 perbulan, jika ia pergunakan dengan cara egois (hidup sendiri, tanpa berbagi), sehemat apapun ia lakukan, takkan cukup memenuhi kebutuhan hidupnya dalam jangka waktu selama itu. Namun, andai ia mencoba bersedekah dan berbagi dengan para sahabatnya, maka jangankan untuk sebulan, waktu setahun pun akan dia jalani dengan serba berkecukupan. Mengapa...? Karena salah satu keutamaan orang dermawan, dia akan dimuliakan oleh orang-orang sekitarnya.
Dan hal itu, sebagaimana kita ketahui dalam ajaran agama kita, merupakan konsep barokah yang akan terus bertambah dan bertambah.

Namun ada sedikit permasalahan bagi kita kaum muslim tentunya. Dengan umat yang luar biasa besar ini, kita seringkali tertipu dan tenggelam dengan silaunya harta kekayaan. Hingga kemudian muncul sebuah ungkapan, mengharapkan seseorang mengeluarkan uang untuk sedekah, bagaikan mengharap nyawa keluar dari tubuhnya. Seakan-akan harta (uang) tersebut layaknya nyawa baginya. Na'udzubillah min dzalik
Namun bagi saudaraku yang benar-benar tidak memiliki kelebihan untuk bersedekah dengan hartanya, jangan bersedih karena jauh sebelum masa ini, Rosululloh telah memberikan langkah-langkah bagi kita untuk meraihnya.
Sebagaimana sabda Rosululloh:
"Dalam setiap harinya, setiap sendi dalam tubuh manusia terdapat sedekah baginya: memperbaiki hubungan antar 2 muslim yang bersiteru adalah sedekah, membantu seseorang dalam perjalanan dengan membawanya serta dengan kendaraannya adalah sedekah,  membantu seseorang dengan membawakan barangnya adalah sedekah, kata-kata yang baik adalah sedekah, setiap langkah menuju masjid adalah sedekah, dan menyingkirkan duri dari jalan juga merupakan sedekah" HR. Bukhori & Muslim

Tidak ada komentar:

Posting Komentar